Selasa 21 November 2017
Home / Headline / KPK VS Tersangka Korupsi di 5 Praperadilan Terakhir

KPK VS Tersangka Korupsi di 5 Praperadilan Terakhir

Jakarta – Tak sedikit tersangka kasus korupsi di KPK berani ‘unjuk gigi’ dengan mengajukan permohonan praperadilan. Tak dipungkiri, sejumlah tersangka berhasil menang melawan KPK.

Meski memenangkan praperadilan tidak semata-mata ‘membersihkan’ seorang tersangka dari tindak korupsi yang dilakukannya, toh faktanya pengajuan permohonan praperadilan sudah menjadi tren umum para tersangka.

Berikut ‘head to head’ 5 praperadilan terakhir yang harus dihadapi KPK:

1. Miryam Haryani di Kasus Keterangan Palsu

Miryam Haryani mengajukan gugatan praperadilan dengan permohonan agar status tersangka dugaan pemberian keterangan palsu dicabut. Miryam menyebut KPK tidak berwenang mengadili perkara yang disangkakan padanya.

Awal mula perkara Miryam hingga akhirnya ditetapkan menjadi tersangka berawal dari persidangan pada Kamis, 23 Maret silam. Sambil menangis terisak, Miryam mencabut BAP soal bagi-bagi duit terkait dengan penerimaan dan bagi-bagi duit e-KTP itu tidak benar.

Dia mengaku keterangan tersebut dibuat karena merasa terancam oleh perkataan penyidik KPK.

Berita lengkap